Tarif Bali Prima Ekspedisi Surabaya

Tarif Bali Prima Ekspedisi Surabaya

Bali Prima Surabaya – Layanan Antar Jemput Menerima Titipan Paket dan Carteran Segala Jurusan Hotel Tiket Pesawat Tour Domestik dan International Rute: Surabaya – Denpasar – Singaraja – Banyuwangi – Malang – Lumajang – Yogyakarta – Bondowoso – Probolinggo – Situbondo – Lasem – Rembang – Pamekasan – Bojonegoro

Alamat Ekspedisi Bali Prima Surabaya

1. Surabaya (031) 5027999 – 71226444 – 5035777 JL.Karang Menjangan 90-94 Surabaya 60286
2. Denpasar (0361) 248614 – 7470892 JL. Teuku Umar Gg Maruti 16, Dauh Puri Kauh, Denpasar 80113, Bali
3. Jember (0331) 428398 – 481482 JL. GAJAH MADA 146, Jember.
4. Singaraja (0362) 21324 – 7003326 A. Yani 95 A, Singaraja.
5. Malang (0341) 412591 – 404512 – 402820 Jl. Candi Mendut Selatan VII/6, Malang
6. Banyuwangi (0333) 425081 – 419526 – 7707878 Jl. Ijen 10, Banyuwangi
7. Lumajang (0334) 894334 HP:08887156919 Jl. Sastrodikoro 21, Lumajang
8. Yogyakarta (0274) 3000430 – 9563000 HP: 081227722250 Jl. Bumijo 40, Yogyakarta.
9. Bondowoso (0331) 425588 – 433202 Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo I/273, Bondowoso.
10. Probolinggo (0335) 436073 – 7647833 Jl. Sukarno Hatta 69, Probolinggo.
11. Situbondo (0338) 675466 HP:08884873392 Jl. Basuki Rahmat 134, Situbondo.
12. Lasem (0295) 5508460 – 532300 Jl. Soditan Stan
No.1, Lasem.
13. Rembang (0295) 691165 Jl. Diponegoro 70, Rembang.
14. Pamekasan (0324) 7707701 Jl. Teja 11, Pamekasan.
15. Bojonegoro (0353) 7104448 Jl. Clangap

Info Ekspedisi dan Jasa Pengiriman Bali Prima Travel Ekspedisi Jasa Pengiriman yang bisa anda ketahui, untuk informasi mengenai biaya pengiriman barang Bali Prima Travel Ekspedisi Jasa Pengiriman, cara melacak barang Bali Prima Travel Ekspedisi Jasa Pengiriman, mengetahui keadaan barang di Bali Prima Travel Ekspedisi Jasa Pengiriman, silahkan Hubungi Alamat dan Nomer Telepon Bali Prima Travel Ekspedisi Jasa Pengiriman yang yang tertera di atas.
Untuk Informasi Lain anda bisa melihat di bawah ini. Semoga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi anda untuk memilih Bali Prima Travel Ekspedisi Jasa Pengiriman atau yang lainnya. Sekian dari Blog Daftar Ekspedisi sekian dan terimakasih.

BERBEKAL PENGALAMAN PANJANG, PERCAYAKAN URUSAN TRAVEL ANDA PADA KAMI

Akcaya – Tour & Travel dikelola oleh : CV Akcaya Mega Kinarya yang didirikan pada tanggal 02 April 2008 di kota Malang. Berpengalaman dalam Menangani Tour & Travel wilayah Jawa dan Bali.
Melayani juga travel malang juanda, travel malang surabaya, Travel Jogja Malang PP, travel malang Denpasar PP dan wilayah lainya di jawa timur, jawa tengah dan Bali.

KELEBIHAN KAMI DARI BALI PRIMA SURABAYA

Fasilitas :
Mobil baru, wangi dan nyaman
Makan 1X & SNACK (Tergantung Rute Tujuan)

Note :
Harga bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan
Armada APV, GRAND LIVINA, AVANZA, XENIA ( max 5 – 6 orang )

  • LUXIO
  • INNOVA ( max 7 org )
  • TRAVELLO
  • L300
  • Hino Dutro
  • ELF

Dan Mobil Terbaru Lainya sesuai permintaan. Satu kali penjemputan, satu kali pengantaran

SETIAP HARI BERANGKAT!!!
Akcaya Tour & Travel
Head Office (MALANG)
Jl. MT Haryono VI/B no 949, Malang, Indonesia

5 Alasan Kenapa Anda Harus Memilih Kami

1. Customer Service yang Komunikatif dan Solutif
Akcaya Travel memiliki Standar Customer Service (CS) yang dapat membantu masalah-masalah anda akan kebutuhan transportasi/travel maupun sewa mobil. CS kami selalu berusaha komunikatif dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda, selain itu kami juga solutif memberikan masukan maupun saran untuk kemudahan kebutuhan transportasi Anda.

2. Sopir yang Ramah
Hanya Sopir maupun Driver yang berpengalaman yang akan menangani segala kebutuhan Anda selaku klien terbaik Akcaya Travel.Kami sangat menjaga kualitas Driver kami sehingga Anda merasa aman dan Nyaman dalam setiap perjalanan Anda. Dengan keramahan yang ditawarkan oleh driver kami sehingga membuat anda merasa perjalanan Anda bersama seorang Teman.

3. Kedatangan Sopir Tepat Waktu
Waktu. Iya Waktu merupakasn salah satu kunci sukses di semua bidang Bisnis. Salah satunya tentu di dalam Bisnis kami yakni travel malang jogja, travel malang gresik, travel malang tuban, travel malang magelang, travel malang bali denpasan dan rental mobil. Anda tidak perlu khawatir karena kami telah memperhitungkan keberangkatan Sopir dan Armada untuk menjemput Anda sehingga tidak perlu khawatir lagi mengenai keterlambatan.

4. Armada yang Terbaru, Bersih dan Wangi
Kami menerapkan kebijakan penyegaran Armada serta menjaga kebersihan Armada. Oleh sebab itu armada kami selalu bersih dan wangi serta keluaran terbaru sehingga Anda merasa nyaman untuk selalu menjadikan kami sebagai pilihan kami dalam semua urusan Travel dan Sewa Mobil.

5. Telah Teruji dan Berpengalaman
Anda bukanlah yang pertama, Akcaya Travel telah Ada Sejak tahun 2008 dan sering melayani pelanggan domestik dan Internasional.Kami memberikan solusi terbaik untuk Anda berdasarkan pengalaman nyata dari klien-klien sebelumya.

Transportasi di Kota Malang

Transportasi di Kota Malang terdiri dari transportasi darat dan udara. Kota Malang tidak memiliki transportasi air karena tidak memiliki laut dan sungai di Kota Malang terletak sangat dalam, jika dibanding dengan ketinggian tanah di sekitarnya.

Transportasi Darat

Jalan raya

Kota Malang merupakan salah satu pusat transportasi darat yang terpenting di Jawa Timur bagian selatan, yaitu pertemuan dari sejumlah jalan raya yang menghubungkan Malang dengan kota-kota lainnya di Pulau Jawa.[1] Kota Malang terhubung dengan jalan nasional, yaitu Rute 23 dengan rute Gempol-Kepanjen.[2] Kota Malang juga dihubungkan dengan beberapa jalan provinsi yang terhubung dengan Batu serta kota-kota lainnya di Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Blitar, Kediri, dan kota lainnya di Pulau Jawa.[3]

Jalan tol

Jalan tol yang dalam waktu dekat segera terhubung dengan Kota Malang adalah ruas Pandaan-Malang yang terhubung dengan ruas Surabaya-Porong, Porong-Gempol, serta Gempol Pandaan yang akan menghubungkan Malang dengan Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur, serta Jawa Timur bagian utara dan wilayah Mataraman (Jawa Timur bagian barat).

Ruas Tol Pandaan-Malang juga akan terhubung dengan ruas Gempol-Pasuruan[4] yang menghubungkan Malang atau Jawa Timur bagian selatan dengan wilayah Tapal Kuda di Jawa Timur. Ruas tol Pandaan-Malang juga akan menghubungkan Kota Malang dengan Bandara Abdul Rachman Saleh.[5]

Tol Pandaan-Malang akan beroperasi secara fungsional untuk lebaran 2018 nanti.[6][7][8] Tol ini akan beroperasi fungsional sejauh 30 km dari Pandaan hingga Karanglo.[9]

Kereta api

Stasiun Malang Kota Baru

Kota Malang dilalui jalur kereta api jurusan Malang-Jakarta oleh kereta api Gajayana (eksekutif), kereta api Bima (eksekutif) , kereta api Majapahit (Ekonomi AC non-PSO), kereta api Jayabaya (Ekonomi AC non-PSO), dan Matarmaja (Ekonomi AC PSO). Jurusan Malang-Bandung-Jakarta kereta api Malabar (eksekutif-bisnis-ekonomi) dan Mutiara Selatan (eksekutif dan bisnis ac).

Jurusan Malang-Yogyakarta kereta api Malioboro Ekspres (eksekutif dan ekonomi ac non-pso). Malang-Banyuwangi kereta api Tawang Alun (ekonomi). Untuk jalur kereta api yang melalui Surabaya-Malang-Blitar-Kediri-Kertosono adalah Kereta api harian kelas ekonomi (Penataran) melayani jalur Surabaya-Malang via Bangil. Serta Kereta api Tumapel (ekonomi) jurusan Malang-Surabaya. Stasiun utama adalah Stasiun Malang (Kotabaru) (+444 M). 2 Stasiun lainnya adalah Stasiun Malang Kotalama (+429 M) dan Stasiun Blimbing (+460 M).

Bus

Untuk jalur bus, Terminal Arjosari yang merupakan terminal terbesar di Malang melayani rute ke seluruh jurusan kota-kota utama di pulau Jawa, Bali, NTB dan Sumatera baik kelas ekonomi, Bisnis maupun eksekutif. Untuk pemberangkatan tujuan luar kota Malang terminal Arjosari tidak siaga 24 jam. Pemberangkatan bus terakhir ke Surabaya habis pukul 22.30 WIB dan Baru ada pagi hari pukul 03.00 WIB. Sedangkan untuk kedatangan bus dari luar kota ke Arjosari siaga 24 jam.

Terminal Arjosari relatif aman dari calo yang sering memaksa penumpang. Saat ini biaya peron/jasa ruang tunggu Terminal Arjosari telah dihapuskan (gratis).Terminal Gadang melayani rute Malang-Lumajang, Malang-Blitar-Tulungagung-Trenggalek. Namun, saat ini keberadaan Terminal Gadang telah digantikan oleh Terminal Hamid Rusdi yang terletak kurang lebih 2 KM di sebelah timur Terminal Gadang. Sedangkan Terminal Landungsari melayani rute Malang-Kediri, Malang-Jombang dan Malang-Tuban.

Adapun 2 sub terminal lainnya adalah Sub-Terminal Madyopuro di bagian timur Kota Malang, tepatnya di daerah Madyopuro (dekat Sawojajar) dan Sub-Terminal Mulyorejo yang terlatak di sebelah barat daya Kota Malang, tepatnya di daerah Mulyorejo Kecamatan Sukun. Terminal tersebut hanya disinggahi oleh angkutan kota.

Angkutan kota

Angkot jalur AL di depan Stasiun Malang Kota Baru

Kelima terminal yang ada di Kota Malang terhubung dengan berbagai angkutan kota (biasa disebut angkota atau mikrolet). Angkota atau mikrolet ini ada 2 macam, yakni mikrolet untuk jalur dalam kota dan mikrolet untuk jalur luar kota. Mikrolet jalur dalam kota berwarna biru tua dengan kode garis warna yang beragam untuk membedakan jalurnya. Misalnya Arjosari-Gadang (AG) dengan garis warna jingga (saat ini huruf G diganti dengan huruf H untuk Hamid Rusdi), Landungsari-Dinoyo-Hamid Rusdi (LDG/LDH) dengan garis warna putih, Arjosari-Landungsari (AL) dengan garis putih-merah, dan lain sebagainya.

Termasuk juga dengan angkot yang menuju sub-terminal. Sedangkan mikrolet untuk jalur luar kota (dari Kota Malang ke Kabupaten Malang atau Kota Batu) berwarna selain biru tua, contoh: LA (Lawang-Arjosari) berwarna hijau, TA (Tumpang-Arjosari) berwarna putih atau putih-hijau, BL (Batu-Landungsari) berwarna ungu muda, dan lain sebagainya.

Terdapat sekitar 25 trayek angkota di Kota Malang. Tidak semua angkota di Malang beroperasi 24 jam hanya angkot yang melewati jalur tengah saja yang melayani penumpang 24 jam seperti angkot AG dan GA (Arjosari-Gadang) via alun-alun. Sejak penyesuaian subsidi BBM, mulai bulan Mei Tahun 2015, tarif angkota di Kota Malang ini (sesuai Peraturan Wali kota Malang No. 6 Tahun 2015 tentang Tarip Angkutan) sebesar Rp4.000,00 (untuk umum) dan Rp 2.000,00 (untuk pelajar).[10] Meskipun demikian, terkadang ada keluhan penarikan tarif angkot antara Rp10.000—15.000,00.[11]

Angkutan Massal Cepat

Pemerintah kota Malang tengah merencanakan pembangunan sistem transportasi massal dalam kota berbasis rel dalam bentuk monorel dan kereta gantung gondola.

[13] Beberapa pengamat transportasi dari perguruan tinggi di Malang menilai wacana pembangunan kereta gantung gondola tidak cocok menjadi alat transportasi massal di Malang karena tidak sesuai dengan mobilitas masyarakat setempat yang tinggi serta pertimbangan aspek keamanan dan keselamatan penumpang sehingga saat ini Pemerintah Kota Malang fokus mematangkan wacana pembangunan monorel yang telah mendapat sambutan dari masyarakat Kota Malang dalam mengatasi kemacetan yang terjadi di jalan-jalan protokol Kota Malang.[14][15][16]

Rencananya, monorel tersebut akan diletakkan di depan Stasiun Malang. Dari sana, monorel itu nantinya akan menjangkau pusat pendidikan, mal, dan rumah sakit.[17]

Transportasi Udara

Kota Malang dan seluruh kawasan Malang Raya dilayani oleh sebuah bandar udara yang bernama Bandar Udara Abdul Rachman Saleh[18] yang lokasinya berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Bandara Abdul Rachman Saleh menghubungkan Malang dengan kota-kota lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Denpasar, Makassar, dan sebagainya. Bandara Abdul Rachman Saleh juga menjadi bandara terbesar kedua di Jawa Timur setelah Bandara Juanda di Surabaya.

Bandara ini mulai berkembang sejak peristiwa Lumpur Lapindo yang menghambat perjalanan dari Malang ke Bandara Juanda. Sebelumnya bandara ini adalah bandara militer yang sesekali digunakan untuk kegiatan tertentu, seperti balap mobil drag race yang memerlukan lintasan yang panjang. Rencananya, Bandara Abdul Rachman Saleh akan ditingkatkan statusnya menjadi bandara internasional serta memperpanjang landasan pacu bandara.[19][20] Selain itu, bandara ini akan terhubung dengan ruas tol Malang-Pandaan yang tengah dalam tahap pembangunanan.

Pariwisata dan Tempat wisata di Malang dan Jawa Timur

Pariwisata di Kota Malang cukup besar. Pada tahun 2016, tercatat jumlah wisatawan domestik di Kota Malang berjumlah 3.987.074 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sejumlah 9.535 orang.[76] Jumlah wisatawan tahun 2016 merupakan suatu lonjakan yang signifikan dari tahun sebelumnya.[76] Dengan melihat bukti tersebut, pemerintah optimis jumlah kunjungan wisatawan, terutama mancanegara akan terus meningkat.[77]

Kampung wisata

Kampung Wisata Jodipan adalah kampung tematik pertama di Jodipan, Blimbing
Malang dikenal memiliki banyak sekali kampung tematik yang bernuansa pedesaan dan khas. Di antaranya, yang paling terkenal adalah Kampung Wisata Jodipan (Kampung Warna-Warni), kampung warna-warni pertama di Indonesia yang menjadi salah satu destinasi favorit di Kota Malang. Selain itu, ada juga Kampung Tridi yang terletak di seberang Kampung Warna-Warni yang terkenal akan karya seni mural di dinding-dinding perumahannya, seperti Haji Lane di Singapura.[78] Kedua kampung tersebut dihubungkan oleh sebuah jembatan kaca.[79] Keduanya merupakan tempat selfie favorit para wisatawan.[80]

Selain itu, ada juga kampung wisata di Kota Malang yang terkenal akan keramahan lingkungannya dan kehijauannya. Di antaranya adalah Kampung Glintung Go Green (3G) yang terletak di Purwantoro[81] dan Kampung Bamboo Mewek di Tunjungsekar. Keramahan lingkungan di Kampung 3G dapat dilihat dari penuhnya kampung oleh tanaman.[82] Kampung 3G pun merupakan kampung konservasi air pertama di Indonesia. Sedangkan, Kampung Bamboo Mewek dianggap ramah lingkungan karena penuh dengan pohon dan bambu serta merupakan kampung konservasi.

Sebagai kota berbudaya, Malang pun memiliki kampung-kampung budaya. Kampung Budaya Polowijen adalah salah satunya.[83] Kampung ini dianggap sebagai kampung budaya karena menyimpan dan menampilkan berbagai situs warisan budaya: topeng malangan, makam Mbah Reni, pembuat topeng malangan pertama, dan Sumur Windu, tempat pemandian Ken Dedes di zaman dahulu. Kampung ini pun memiliki perpustakaan unik yang terletak di gazebo.[84] Selain kampung tersebut, ada juga Kampung Topeng Malangan.[85] Sesuai namanya, mulai dari gerbang menuju kawasan tersebut, pengunjung akan disambut ratusan topeng dengan aneka warna dan berbagai karakter seperti dalam kisah-kisah panji.

Berikut Diantara Tempat Wisata Yang ada di Malang dan Jawa timur, diurut sesuai Abjad

A

  • Agrowisata Kebun Belimbing Ngringinrejo
  • Air Terjun Coban Sriti
  • Air Terjun Dolo
  • Air Terjun Kabut Pelangi
  • Air Terjun Kapas Biru
  • Air terjun Roro kuning
  • Air terjun Tirto Kemanten
  • Air Terjun Tumpak Sewu

B

  • Batu Secret Zoo
  • Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
  • Gunung Bromo

C

  • Cangar
  • Coban Rondo

G

  • Goa Tetes
  • Grape
  • Gua Maharani
  • Gua Ngerong

I

  • Istana GebangJ
  • Jatim Park
  • Cagar alam simpenan

K

  • Kusuma Agrowisata
  • Kebun Raya Purwodadi
  • Kondang Iwak

L

  • Lapangan terbang Darmo

M

  • Air terjun Madakaripura
  • Kampung Wisata Jodipan
  • Museum Angkut
  • Museum Satwa

P

  • Pantai Bajulmati
  • Pantai Balekambang
  • Pantai Bantol
  • Pantai Clungup
  • Pantai Goa China
  • Pantai Jelangkung
  • Pantai Jonggring Saloka
  • Pantai Kondang Bandung
  • Pantai Kondang Merak
  • Pantai Lenggoksono
  • Pantai Licin
  • Pantai Modangan
  • Pantai Mrutu
  • Pantai Nganteb
  • Pantai Ngliyep
  • Pantai Papuma Jember
  • Pantai Popoh
  • Pantai Prigi
  • Pantai Sendangbiru
  • Pantai Sendiki
  • Pantai Sipelot
  • Pantai Tambak Asri
  • Pantai Tambakrejo
  • Pantai Tamban
  • Pantai Ungapan
  • Pantai Watu Leter
  • Pantai Wediawu
  • Pantai Wonogoro
  • Pemandian Banyu Biru
  • Pemandian Bektiharjo
  • Pulau Mandangin, Sampang, Sampang

R

  • Ranu Bedali

S

  • Sengkaling

T

  • Taman Hutan Raya Raden Soerjo
  • Taman Idaman Hati
  • Taman rekreasi Umbul
  • Taman Safari Indonesia 2
  • Tambak Sari, Purwodadi, Pasuruan
  • Tretes

W

  • Wana Wisata Dander
  • Watu Dodol
  • Taman Wisata Wendit
  • Wisata Bahari Lamongan
  • Wisata Payung Batu

sumber: https://id.wikipedia.org/

Untuk jasa pengiriman barang anda juga bisa menggunakan Ekspedisi Surabaya Bali